Nusantara

Lapas Pemuda Tangerang Pastikan Layanan Integrasi Bebas Biaya

Redaksi
×

Lapas Pemuda Tangerang Pastikan Layanan Integrasi Bebas Biaya

Sebarkan artikel ini
Lapas Pemuda Tangerang Pastikan Layanan Integrasi Bebas Biaya

Mitrapolitika.com, Kota Tangerang – Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang memastikan seluruh layanan integrasi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) gratis alias tanpa dipungut biaya.

“Lapas Pemuda Tangerang berkomitmen memberikan seluruh hak warga binaan pemasyarakatan secara baik dan menyeluruh. Kami memastikan seluruh warga binaan pemasyarakatan mendapatkan haknya secara gratis, termasuk mendapatkan pembekalan sebelum bebas,” kata Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Wahyu Indarto, Kamis (29/2/2024).

Apalagi Lapas Pemuda Tangerang sudah berpredikat Wilayah Bebas Korupsi. Predikat WBK ini, kata Wahyu, merupakan bukti nyata komitmen Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi.

“Hal ini juga menunjukkan bahwa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang telah memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan prima kepada masyarakat,” ujarrnya.

Kasubsi Bimkemswat Lapas Pemuda Tangerang, Bungaran juga memastikan bahwa warga binaan pemasyarakatan yang sudah berstatus narapidana dan sudah menjalani setengah dari masa hukumannya, maka diperbolehkan untuk melakukan hak integrasinya dengan gratis tanpa biaya.

Dia menjelaskan layanan pemasyarakatan sudah diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 03 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Adapun yang dimaksudkan adalah Alur Proses Pengusulan Asimilasi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Bersyarat (CB) di Unit Pelaksana Teknis.

“Maka selagi menunggu kepulangan, warga binaan pemasyarakatan diberikan pembinaan kemandirian dengan berbagai macam pelatihan untuk bekal keterampilan pada saat kembali ke masyarakat. Pelatihan tersebut meliputi pelatihan batik ecoprint, bordir, sablon, handycraft, laundry, konveksi, bengkel las, bakery, barista, budidaya ikan lele, tanaman hias, ayam petelur, jamur tiram, dan melon alisha dan semuanya diberikan secara gratis,” tuturnya.

Sementara Kepala Pengamanan Lapas Pemuda, Petrus membantah apa yang diberitakan sejumlah media lokal Tangerang yang menyatakan ada pungutan liar dan maraknya penggunaan handphone secara ilegal.

“Di Lapas Pemuda Tangerang tidak ada penggunaan handphone secara ilegal seperti diatur dalam Permenkumham No. 6 Tahun 2013. Hal ini imbangi dengan penyediaan Wartelsuspas bagi WBP yang ingin menghubungi keluarganya. Kami juga rutin melakukan sidak 3 (tiga) kali seminggu sebagai langkah pemberantasan benda terlarang di dalam Lapas,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *