Opini

Mengenal Lebih Dekat Sosok Bung Hendry Ch Bangun, Ketua Umum PWI Pusat

×

Mengenal Lebih Dekat Sosok Bung Hendry Ch Bangun, Ketua Umum PWI Pusat

Sebarkan artikel ini
Mengenal Lebih Dekat Sosok Bung Henry Ch Bangun, Ketua Umum PWI Pusat
Heru Riyadi SH.,MH bersama Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H

Oleh : Heru Riyadi, SH. MH.
Dewan Penasehat LKBH-PWI Pusat

Di saat kepemimpinannya, beliau memiliki beberapa prestasi penting selama masa jabatannya, antara lain:

  • Terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat: Hendry Ch Bangun terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2023-2028 dengan meraih 47 suara, mengungguli Atal S Depari yang memperoleh 41 suara.
  • Melantik LKBPH PWI Pusat: Pada September 2024, Hendry Ch Bangun melantik Lembaga Konsultan Bantuan dan Penegakan Hukum (LKBPH) PWI Pusat, yang bertujuan membantu dan membela wartawan yang menjadi korban kekerasan atau kriminalisasi.
  • Mengapresiasi Provinsi Kalsel: Hendry Ch Bangun mengapresiasi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih skor tertinggi dalam Survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) tahun 2024 dengan skor 80,91, dan menilai bahwa Kalsel layak menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2025.
  • Mendorong Sinergi dengan Pemerintah: Hendry Ch Bangun menilai bahwa hubungan antara pemerintah dan pers di Kalsel sangat baik, dan mengapresiasi anggaran yang memadai untuk event-event media.

Hendry Ch Bangun, Ketua Umum PWI Pusat, telah berhasil melewati beberapa tantangan dan kontroversi. Berikut beberapa poin penting terkait situasi yang dihadapinya:

  • Dualisme Kepemimpinan: Terdapat klaim bahwa ada dualisme kepemimpinan di PWI, namun putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memperjelas bahwa Hendry Ch Bangun adalah Ketua Umum PWI yang sah.
  • Kontroversi KLB: Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar oleh kelompok lain dianggap cacat hukum dan tidak sah karena tidak memenuhi syarat kuorum serta menggunakan akta notaris palsu.
  • Kasus Direktur JAKTV: Hendry Ch Bangun menegaskan bahwa kasus dugaan pelanggaran jurnalistik yang menyeret Direktur Pemberitaan JAKTV, Tian Bahtiar, seharusnya ditangani oleh Dewan Pers, bukan langsung diproses pidana oleh Kejaksaan Agung.
  • Penghargaan dan Apresiasi: Di tengah kontroversi, Hendry Ch Bangun juga menerima apresiasi atas kerja kerasnya dalam menyelenggarakan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin.
  • Etika dan Integritas: Namun, terdapat pula kritik terkait etika dan integritas Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI Pusat, dengan beberapa pihak menuntutnya untuk mundur.

Hendry Ch Bangun yang biasa disapa HCB adalah pemimpin yang telah teruji kedewasaannya dalam menghadapi berbagai badai, Hendry Ch Bangun dan PWI Pusat terus berupaya menjaga marwah dan integritas serta independensi organisasi.

Dan menurut penulis beliau telah berhasil untuk itu.
Alhamdulillah.. 🙏🏻🙏🏻

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *